STOP BULLYING! Saatnya Remaja Saling Menguatkan
Bullying masih menjadi masalah serius di kalangan remaja. Bentuknya bisa berupa
ejekan, pengucilan, hingga kekerasan fisik yang menimbulkan dampak psikologis mendalam.
Menurut Dr. Seto Mulyadi, pakar psikologi anak, perilaku bullying bukan hanya persoalan nakal atau bercanda, melainkan tanda kurangnya empati dan rasa hormat terhadap orang lain. Sementara itu, Psikolog remaja Anna Surti Ariani menyarankan
agar sekolah menyediakan layanan konseling yang terbuka dan ramah. Dengan begitu, siswa yang mengalami tekanan dapat menceritakan masalahnya tanpa rasa takut. Dukungan emosional dari teman sebaya juga menjadi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga kunci penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. menegaskan bahwa pencegahan bullying harus
dimulai sejak dini melalui pendidikan karakter, baik di rumah maupun di sekolah. “Guru dan orang tua harus menjadi teladan dalam berbicara dan bertindak dengan penuh hormat,” ujar Retno Listyarti, pemerhati pendidikan. Ia menambahkan bahwa remaja perlu diajarkan untuk berani menolak kekerasan dan membela teman yang menjadi korban. Selain itu, teman sebaya juga memiliki peran besar. Berdasarkan
hasil penelitian dari UNICEF Indonesia, sebagian besar kasus bullying dapat dihentikan lebih cepat ketika teman-teman korban berani menegur pelaku atau
melaporkan kejadian kepada guru. Artinya, setiap siswa memiliki tanggung jawab moral untuk tidak diam saja ketika melihat ketidakadilan. “Tidak ada remaja yang
pantas merasa takut di tempat belajar. Setiap siswa berhak untuk tumbuh dalam suasana yang menghargai dan mendukung.”
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MTsN 9 Cirebon Resmi Ditunjuk Sebagai Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025
(Cirebon, 8/11/2025) – Berdasarkan surat penunjukkan dari Dinas Lingkungan Hidup Nomor 600.4.20.1/406/PKPL tertanggal Juni 2025, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 9 Cirebon ditunju
Tsaneglan FC MTsN 9 Cirebon Raih Juara 2 PROTON Supercup Pelajar Kabupaten Cirebon 2025
Cirebon – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh tim futsal MTsN 9 Cirebon, Tsaneglan FC, yang sukses meraih Juara 2 pada ajang PROTON Supercup Pelajar Kabupaten Cirebon 2025.
Tsaneglan FC MTsN 9 Cirebon Raih Juara 2 Turnamen Futsal Ostafes 2025
Cirebon – Tim futsal kebanggaan MTsN 9 Cirebon, Tsaneglan FC, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada ajang Turnamen Futsal Ostafes 2025 yang digelar di Pondok Pesantren As
Dua Siswa MTsN 9 Cirebon Lolos Babak Final Kompetisi Pelajar Alef Education (KOMPAC) 2025
Cirebon – Dua peserta didik MTsN 9 Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Pelajar Alef Education (KOMPAC) 2025 yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Oktob
Aurel Sherina Bana’mah Raih Medali Perunggu pada Islamic Science Olympiad (ISO) Tingkat Jawa Barat
Cirebon – Prestasi kembali diraih oleh peserta didik MTsN 9 Cirebon. Aurel Sherina Bana’mah, siswi kelas IX B, berhasil memperoleh Medali Perunggu pada ajang Islamic Science
Siswa MTsN 9 Cirebon Raih Medali Perunggu pada Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) Tingkat Kota/Kabupaten
Cirebon – MTsN 9 Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui siswinya, Lovelina Rizqita Laela Ramadhani dari kelas IX A. Pada ajang Festival Anak Berprestasi Indonesi
Tiga Siswa MTsN 9 Cirebon Raih Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris TOPAZ Wilayah 3 Cirebon
Cirebon – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh peserta didik MTsN 9 Cirebon. Tiga siswa, yaitu Aurel Sherina Bana’mah, M. Dapa Ridho M., dan Yusuf Zayidul Khoir, berhas
Siswa MTsN 9 Cirebon Raih Medali Perunggu di Olimpiade Sains TOPAZ Tingkat Nasional
Cirebon – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu siswa MTsN 9 Cirebon. Yusuf Yazidul Khoir, siswa kelas IX, berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade
Pembacaan 5000 Pantun, Bedah Novel, dan Seminar Bahasa, warnai Bulan Bahasa MTs Negeri 9 Cirebon.
(PABUARAN 28/10/2025)- Rangkaian Peringatan bulan bahasa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 9 Cirebon bertepatan hari Sumpah Pemuda Ke-97, berjalan khidmad dan meriah. Kegiatan diawali de
MENGENAL SEKOLAH SIAGA KEPENDUDUKAN
Sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Salah satu upaya nyata dalam mewujudkan hal tersebut
